Program Kemitraan dan Bina Lingkungan






Acuan

Danareksa mengacu pada ketentuan, peraturan dan perundangan yang berlaku mengenai pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun 2018 mengacu pada ketentuan-ketentuan berikut :

  • Permen BUMN No. PER-09/MBU/07/2015 tanggal 3 Juli 2015
  • Per Men BUMN no PER-03/MBU/12/2016 tanggal 16 Desember 2016
  • Permen BUMN no PER-02/MBU/7/2017 tanggal 5 Juli 2017

 

Kebijakan

Program Kemitraan diperuntukkan bagi Usaha Kecil yang belum bankable agar mandiri dan mampu bersaing di industrinya. Danareksa memberikan pinjaman bunga rendah dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mitra binaan. Dalam melaksanakan aktifitas Program Kemitraan, Danareksa bekerjasama dengan LPPM Universitas Brawijaya Malang.

Program Bina Lingkungan di Danareksa berpedoman pada aktivitas yang telah ditetapkan Pemegang Saham sebagaimana ketentuan di atas. Danareksa bekerjasama dengan berbagai institusi untuk pelaksanaan programnya.

 

Struktur Pengelola

Persero telah membentuk Fungsi Khusus yang menangani Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan (“PKBL”) dibawah Divisi Corporate Secretary yang berada di PT Danareksa (Persero) dan bertanggungjawab kepada Direksi.

 

Program Kemitraan (PK)

Pinjaman yang disalurkan harus sangat hati-hati dan mempunyai kepastian dalam angsuran pengembalian. Unit PKBL menerapkan metode skoring dalam penyaringan dan penentuan calon mitra binaan.

Mitra binaan yang memperoleh pinjaman tersebar di wilayah Malang, Blitar, Pasuruan, Gresik, Baru, Tulungagung. Untuk efisiensi, maka sebagian besar pinjaman terkonsentrasi di wilayah Malang. 

 

Program  Bina Lingkungan

Program Bina Lingkungan di Danareksa ditujukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang meliputi pemberian bantuan bencana alam, bantuan pendidikan, peningkatan kesehatan, bantuan prasarana umum, pelestarian alam, sosial kemasyarakatan, dan pelatihan yang terkait dengan Program Kemitraan.

 

Peningkatan Kesehatan

Melanjutkan program yang telah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir, yaitu program andalan dari Danareksa berupa program “jambanisasi”. Program “jambanisasi” ini bekerja sama dengan Koramil setempat dan sebagai salah satu program andalan. Pada tahun 2018, telah terlaksana pembuatan jamban untuk 400 KK. Dengan melibatkan masyarakat setempat, secara berangsur kepedulian akan sanitasi meningkat.

Setidaknya sekitar 1,000 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur; selama ini tidak memiliki jamban dan membuang hajat di kebun atau sungai. Danareksa bersama Koramil setempat mengadakan program pengenalan sanitasi melalui adanya jamban di tiap KK. Kegiatan peningkatan kesehatan lainnya adalah khitanan massal di lingkungan  kantor Danareksa.

 

Bantuan Sarana Ibadah

Sementara itu pembangunan mental spiritual bagi rakyat dan warga negara Indonesia juga tidak kalah penting dengan pembangunan fisik lainnya. Untuk itu pada tahun 2018, Danareksa berkontribusi pada kegiatan bantuan pembangunan Masjid Al-Amanah di Jakarta Pusat dan Gereja Pantekosta, Jemaat Damai Sejahtera di Jakarta Timur.

 

Bantuan Pendidikan dan Pelatihan

Bentuk bantuan kategori ini yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 di antaranya bantuan renovasi TK dan Madrasah Al-Ishmah di Jakarta Timur.

 

Bantuan Pelestarian Alam

Guna melestarikan lingkungan, khususnya di bantaran sungai Ciliwung, Danareksa melakukan kegiatan penanaman pohon. Jenis pohon produktif yang ditanam, tidak hanya mampu menahan erosi namun juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar – yang juga turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini.