Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Lingkungan






Kebijakan

Dalam menjalankan aktivitas bisnis maupun operasionalnya, Perseroan secara langsung maupun tidak akan mempengaruhi lingkungan di mana aktivitas tersebut dilaksanakan. Penggunaan bahan-bahan habis pakai (consumables) serta energi adalah dua hal utama yang selalu perlu dipertimbangkan penggunaannya.

 

Kegiatan Penggunaan Material

Dalam beberapa tahun terakhir, Perseroan berinisiatif untuk secara berangsur mengurangi penggunaan kertas dalam operasional usaha, termasuk untuk penggunaan seperti memo, risalah rapat dan sebagainya. Inisiatif ini direalisasikan antara lain dengan:

  1. Penggunaan mesin fotokopi yang sekaligus bisa    mengkonversi dokumen ke format PDF. Dengan penggunaan mesin ini, nantinya akan lebih banyak dokumen elektronik dibanding dokumen fisik dalam bentuk kertas.
  2. Pengembangan dan implementasi aplikasi memo elektonik dan pengajuan form Perjalanan Dinas secara elektronik juga.
  3. Penyebaran informasi melalui email Perusahaan.
  4. Pemakaian kertas di kedua sisi.

 

Pemakaian Energi

Perseroan selalu berupaya dalam upaya penghematan energi di seluruh proses aktivitas bisnis dan operasionalnya. Salah satu implementasi dari upaya ini dilakukan dengan serangkaian penggunaan alat-alat yang lebih hemat energi, namun dengan output yang setara.

Contoh lain adalah penggunan pendingin ruangan yang terpisah air conditioner split (AC split) di beberapa area yang karena sifat aktivitas bisnisnya, sering digunakan lebih dari waktu kerja normal. Dengan penggunaan AC split, cukup area tersebut saja yang diaktifkan pendingin ruangnya, tidak perlu seluas satu lantai jika menggunakan AC terpusat (sentral). Contoh lain adalah mematikan lampu pada siang hari untuk ruangan-ruangan yang berdekatan dengan jendela, mengingat cahaya alami di Indonesia cukup untuk penerangan area kerja normal.

Inisiatif sejenis dilakukan juga di segenap lini Perseroan, dengan sering diingatkan kepada semua pegawai untuk peduli pemakaian energi ini.