Fungsi & Peran Dewan Komisaris






Tata Tertib

Tata Tertib Dewan Komisaris dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris No. KEP-01/DK-DR/VI/2018 tanggal 6 Juni 2018 tentang Tata Tertib Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danareksa. Tata Tertib Dewan Komisaris antara lain mengatur tentang Tugas, Wewenang dan Kewajiban Dewan Komisaris, Organ Pendukung Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris. Sedangkan untuk pembagian tugas Dewan Komisaris dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris terpisah yaitu melalui Keputusan Dewan Komisaris No.KEP-03/DK-DR/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018.

Tugas, Wewenang dan Kewajiban

Tugas, Wewenang dan Kewajiban Dewan Komisaris juga termaktub dan dijelaskan pada  sebagaimana keputusan tersebut di atas, seperti sebagai berikut:

Tugas Komisaris

Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi, serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan serta ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, serta peraturan perundang­ undangan yang berlaku, untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Dalam melaksanakan tugasnya tersebut setiap anggota Dewan Komisaris harus :

  1. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip profesionalisme, efislensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran;
  2. Beritikad balk, penuh kehati-hatian dan bertanggung-jawab dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberian naslhat kepada Direksl untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;

 

Wewenang Komisaris

  1. Melihat buku-buku, surat-surat, serta dokumen-dokumen lainnya, memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga  dan memeriksa kekayaan Perseroan;
  2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang dipergunakan oleh Perseroan;
  3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya mengenai segala  persoalan yang menyangkut  pengelolaan Perseroan;
  4. Mengetahui segala kebijakan dan tlndakan yang telah dan akan dljalankan oleh Direksl;
  5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris;
  6. Mengangkat, memberhentikan Sekretaris Dewan Komisaris, jika dianggap perlu;
  7. Memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan anggaran dasar ini;
  8. Membentuk Komite-komite lain selain Komite Audit, jika dianggap perlu dengan memperhatikan kemampuan perusahaan;
  9. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu tertentu atas beban Perseroan, jika dianggap perlu;
  10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar ini;
  11. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan;
  12. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan  Rapat Umum Pemegang Saham.

 

Kewajiban Komisaris

  1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan Perseroan;
  2. Meneliti dan menelaah serta menandatangani Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disiapkan Direksi, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar ini;
  3. Memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan mengenai alasan Dewan Komisaris menandatangani Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan;
  4. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai setiap masalah yang dianggap penting bagi kepengurusan Perseroan;
  5. Melaporkan dengan segera kepada Rapat Umum Pemegang Saham apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan;
  6. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan;
  7. Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai Laporan Tahunan, apabila   diminta;
  8. Menetapkan rencana kerja dan anggaran tahunan Dewan Komisaris dan dimasukkan dalam Rencana Kerja Dan Anggaran Perusahaan;
  9. Membentuk Komite Audit;
  10. Mengusulkan Akuntan Publik kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
  11. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan menyimpan salinannya;
  12. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan tersebut dan Perseroan lain;
  13. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau kepada Rapat Umum Pemegang Saham;
  14. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.