Berbekal keahlian selama 45 tahun mendampingi pemerintah serta BUMN lintas sektor untuk mewujudkan berbagai proyek strategis pemerintah, Danareksa kini dipercaya untuk Menjadi Holding Pengelola BUMN Lintas Sektor . Holding Danareksa bertujuan mengembangkan usaha anak perusahaan melalui value creation dengan transformasi model bisnis, sinergi, serta peningkatan kualitas SDM agar dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.




PT Danareksa (Persero)

PT Danareksa (Persero) telah berperan aktif dalam pengembangan pasar modal Indonesia dan Industri Keuangan Nasional selama lebih dari 45 tahun dan turut berperan sebagai salah satu penyedia layanan interbank switching di ekosistem pembayaran nasional. Berbekal pengalaman panjang tersebut, PT Danareksa (Persero) dipercaya Pemerintah sebagai Holding Pengelola BUMN Lintas Sektor.

Sebagai Perusahaan Holding, PT Danareksa (Persero) akan berperan dalam meningkatkan skala bisnis melalui penciptaan value creation dengan upaya transformasi bisnis dan membangun sinergi sehingga dapat bersaing pada skala global.

Sejarah Danareksa

Sejarah PT Danareksa (Persero) tidak lepas dari sejarah Pasar Modal Indonesia yang dimulai sejak 1912 bernama Bursa Efek Batavia. Namun, akibat Perang Dunia ke dua Bursa Efek Batavia tutup dan dibuka kembali pada 1952. Tidak berlangsung lama, sejak 1958, Bursa Efek pun mengalami mati suri akibat minimnya transaksi.

“Bertempat di Gedung Danareksa pada 10 Agustus 1977, diresmikannya Bursa Efek Jakarta sebagai simbol dimulainya kembali Pasar Modal di Indonesia”

Pendirian Perseroan berawal dari hasil keputusan Sidang Dewan Stabilisasi Ekonomi Nasional pada 21 Desember 1976. Selanjutnya pada  28 Desember 1976, PT Danareksa (Persero) didirikan berdasarkan Akta No.74 Notaris Julian Nimrod Siregar gelar Mangaradja Namora, SH. Tahun 1992, Perusahaan melakukan restrukturisasi organisasi dengan membentuk empat Entitas Anak dan PT Danareksa (Persero) sebagai Entitas Induk. Empat Entitas tersebut adalah PT Danareksa Sekuritas yang fokus di bidang penasihat keuangan dan perantara perdagangan efek; PT Danareksa Investment Management fokus di bidang reksa dana; PT Danareksa Finance bergerak di bidang pembiayaan, dan PT Danareksa Capital berdiri dengan fokus di bidang investasi dan private equity.

Pada tahun 2019, PT Jalin Pembayaran Nusantara (“Jalin”) dialihkan 67% sahamnya kepada Danareksa. Hal ini memperkuat lini usaha Danareksa Group, yang tidak hanya di Pasar Modal saja, namun juga industri perbankan dan jasa keuangan lainnya.

PT Danareksa (Persero) dipercaya Pemerintah untuk menjadi Holding BUMN Lintas Sektor berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1976 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) “Dana Reksa”.

Dan berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danareksa, maka anggota Holding Danareksa Tahap 1 adalah PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Balai Pustaka, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut