Surabaya, 28 Mei 2026 – Holding BUMN Danareksa menyalurkan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriyah, dengan SIER Surabaya sebagai titik pelaksanaan tahun ini. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, Holding menyerahkan 13 ekor sapi dan 11 ekor kambing yang menjangkau lebih dari 3.500 keluarga prasejahtera di sekitar kawasan industri PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Jawa Timur, Kamis (28/5). Penyaluran ini mempertegas posisi kawasan industri sebagai infrastruktur ekonomi yang berdampingan langsung dengan komunitas di sekitarnya.
Hewan kurban yang disalurkan merupakan kontribusi kolektif seluruh Anggota Holding. Klaster Kawasan Industri Indonesia terdiri atas PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Klaster jasa dan pendukung terdiri atas PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Capital, dan PT Danareksa Finance.
Direktur Utama Holding BUMN Danareksa, Ngurah Wirawan, mengatakan, “Kawasan industri adalah lokomotif ekonomi yang setiap hari berdampingan dengan komunitas di sekitarnya. Oleh karenanya, pelaksanaan kurban ini mencerminkan peran Holding sebagai orkestrator strategis yang hadir serentak dan terkoordinasi agar dampaknya berlipat dan terasa di akar rumput”.
Ngurah menambahkan, klaster Kawasan Industri Indonesia yang dikelola Holding mencakup tujuh kawasan strategis dari Medan, Jakarta, Semarang, Batang, Surabaya, hingga Makassar. Posisi ini menjadikan Holding sebagai salah satu pengelola kawasan industri terluas di tanah air, dengan akses langsung kepada ribuan tenaga kerja, pelaku usaha, dan komunitas penyangga.
“Program kurban ini selaras dengan agenda Asta Cita Pemerintah, terutama pemerataan ekonomi dari bawah, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan (SDG 1), tanpa kelaparan (SDG 2), dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17),” ungkap Ngurah.
Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi Baznas RI, Syarifuddin mengapresiasi konsistensi Holding BUMN Danareksa. “Kolaborasi dengan Holding BUMN Danareksa adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional. Kami memastikan seluruh proses dijalankan sesuai prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga kebermanfaatannya benar-benar dirasakan para mustahik,” kata Syarifuddin.
Melalui semangat berbagi pada Iduladha, Holding BUMN Danareksa berharap kolaborasi lintas Anggota Holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial untuk memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat penyangga di sekelilingnya.
-SELESAI-



